Rabu, 30 Maret 2011

Manfaat Biologi

Seiring kemajuan teknologi, biologi memberi manfaat atau sumbangan terhadap kemajuan teknologi. Biologi bermanfaat dalam bidang pertanian, peternakan, kedokteran, dan industri.

MANFAAT BIOLOGI DALAM BIDANG PERTANIAN
Jumlah penduduk pemakin meningkat. Tentu hal ini harus disertai dengan peningkatan produksi pangan. Biologi telah memberikan sumbangan terhadap usaha peningkatan produksi pangan. Beberapa contoh pemanfaatan biologi dalam bidan pertanian adalah sebagai berikut.
1. Para petani dahulu hanya menanam tanaman pertanian secara tradisional. Dengan kemajuan biologi dan teknologi, para petani sekarang telah mampu meningkatkan produksi pertanian, misalnya dengan bibit unggul dan dengan pola pemupukan yang sesuai dengan jenis tanaman.
2. Melalui perkembangan bioteknologi dan biologi molekuler, telah berhasil ditemukan rekayasa genetika untuk tanaman. Pengaplikasian yang sudah berhasil dilakukan adalah terciptanya tanaman budidaya yang mampu menghasilkan insektisida sendiri, sehingga tanaman tersebut tidak perlu disemprot insektisida. Contoh jenis tanaman pangan yang telah berhasil direkayasa dengan tujuan tersebut adalah tanaman buah apel, pir, kol/kubis, brokoli, dan kentang.
3. Dengan teknik kultur jaringan, tanaman dapat dibudidayakan dalam waktu yang singkat dan jumlah yang banyak. Adapun contoh-contoh tanaman budidaya yang sudah berhasil diperbanyak dengan teknik kultur jaringan antara lain kelapa sawit, anggrek, pisang, dan wortel.
4. Dengan berbekal genetika telah berhasil diciptakan buah-buahan tanpa biji. Misalnya, semangka, pepaya, jeruk, dan anggur tanpa biji.

MANFAAT BIOLOGI DALAM BIDANG PETERNAKAN
Dalam bidang peternakan pun biologi berperan penting terhadap peningkatan produksi hewan-hewan ternak. Berikut beberapa contoh pemanfaatan biologi dalam bidang peternakan.
1. Dengan kemajuan anatomi hewan, fisiologi hewan, genetika, dan embriologi hewan telah berhasil ditemukan inseminasi buatan (kawin suntik). Teknik ini bertujuan untuk memperoleh hewan ternak dengan kualitas yang diinginkan serta produksi yang meningkat.
2. Selain teknik inseminasi, dewasa ini telah dikembangkan juga teknik 'fertilisasi in fitro'. Pada teknik ini, embrio dapat dihasilkan di luar uterus (kandungan) induk betina dalam jumlah tertentu. Sebelum embrio bibit unggul diimplantasikan (ditanam dalam uterus induk betina), embrio dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu pada nitrogen cair bersuhu 196 derajat celcius. Embrio dari jenis unggul ini kemudian dapat diimplantasikan ke induk sapi betina yang tidak unggul dari spesies yang sama. Dengan demikian akan cepat diperoleh banyak sapi unggul.

MANFAAT BIOLOGI DALAM BIDANG KEDOKTERAN
Biologi memberikan manfaat yang besar terhadap kemajuan ilmu kedokteran, terutama penanganan masalah penyakit. Berikut beberapa contoh manfaat biologi dalam bidang kedokteran.
1. Tranplantasi (pencangkokan) organ telah memberikan pemecahan masalah terhadap orang yang mengalami kerusakan organ tubuhnya.
2. Virologi telah memberikan sumbangannya pada dunia kedokteran, dengan mendasari pengetahuan dalam usaha menciptakan vaksin-vaksin.
3. Teknik bayi tabung telah memberikan pemecahan masalah bagi pasangan suami istri yang tidak memiliki anak.
4. Mikrobiologi kedokteran telah berhasil mengidentifikasi beberapa jenis bakteri penyebab penyakit pada manusia. Dengan demikian, antibiotik untuk bakteri tersebut dapat dibuat.

MANFAAT BIOLOGI DALAM BIDANG INDUSTRI
Dengan berkembangnya mikrobiologi, telah berhasil ditemukan beberapa mikroorganisme yang bermanfaat. Berikut beberapa contoh perkembangan dalam bidang industri yang berhubungan dengan biologi.
1. Pemanfaatan beberapa jenis mikroorganisme dalam industri makanan, misalnya industri pembuatan 'nata de coco', yogurt, kecap, tempe, keju, atau minuman dan makanan fermentasi lainnya.
2. Pemanfaatan beberapa jenis mikroorganisme dalam industri obat-obatan, misalnya industri pembuatan antibiotik tertentu.

0 komentar:

Poskan Komentar